Mobil Dinas Brigjen TNI Dilempari Batu di Tol Jagorawi, Ini Kronologinya




DEPOK - Pasca insiden pelemparan batu dari atas jembatan ke dalam Tol terjadi di Ciracas Jakarta Timur, kejadian serupa kembali terjadi lagi di Tol Jagorowi KM 14, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Senin 11 Juni 2018, dini hari.
Kali ini korbannya Mobil dinas Dewan Pertahan Nasional yang dikendarai Brigjen TNI Safiul Jabatan Bandem Wantanas. Akibat lemparan batu tersebut, mobil Fortuner kendaraan dinas itu mengalami pecah kaca di bagian depan.

Dari informasi yang diterima Okezone, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 03.00 WIB, saat itu mobil Toyota Fortuner hitam bernomor polisi B 203 RFD yang dikendarai oleh sopir Praka Robin Santun Cornellius Sinaga membawa Brigjen TNI Saiful.


Ketika melintas memalui pintu gerbang Tol Cibubur tepat di KM 14 Tol Jagorawi kaca depan mobil tersebut pecah, diduga dilakukan pelemparan oleh orang tak dikenal. Paur Humas Polresta Depok Ipda Made membenarkan peristiwa pelemparan batu yang menimpa mobil dinas jenderal bintang satu TNI tersebut.

"Ya betul kita menerima laporan dari Polsek Cimanggis. Korban membuat laporan resmi di Polsek Cimanggis. Kasusnya masih dalam penyelidikan," ucapnya, Selasa (12/6/2018).

Hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat mengungkap siapa pelaku pelemparan batu yang menyebabkan satu mobil dinas TNI mengalami kerusakan senilai Rp20 juta. Pihak kepolisian pun masih mengumpulkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

"Hanya berdasarkan keterangan informasi minimnya dari si sopir. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban luka hanya kerugian materil," pungkasnya.

sumber okezone

Viral Curhatan Anak Penyandang Autisme Dilarang Naik Citilink, Serius?



JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen Citilink Indonesia menyayangkan persitiwa dilarangnya seorang anak yang menderita autisme untuk bisa naik ke pesawat Citilink.

Peristiwa itu viral di media sosial Instagram setelah ibu dari sang anak dengan akun @annahermawan mengunggah ceritanya.

"Kami menyayangkan kejadian ini, mengingat ibu Anna dan keluarga merupakan penumpang reguler yang sering melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat Citilink Indonesia," kata VP Corporate Secretary Citilink Indonesia Ranty Astari Rahman saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (11/6/2018).

Ranty pun menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. Menurut dia, berdasarkan laporan petugas di lapangan, penumpang yang merupakan anak dari ibu bernama Anna tidak menghadapi masalah saat akan melakukancheck in Bandara Adisucipto.


. Ohhh jadi gitu yaaa Baru tau kalo anak dengan kebutuhan khusus ga boleh naek . Ehh serius emang ga boleh naek? . Yang tau, kasih tau minceu dongssss

A post shared by Bukan Akun Haters / Fanbase 😘 (@lambe_turah) on Jun 10, 2018 at 11:03pm PDT

Hal itu dikarenakan memang tidak ada tanda-tanda yang perlu dikhawatirkan dalam penerbangan.


Kemudian, anak ibu Anna tersebut terlihat kurang sehat, gelisah, dan tidak tenang serta mulai bersuara dengan nada tinggi ketika hendak boarding pesawat.

Oleh karenanya, sesuai dengan standar prosedur keselamatan penerbangan setiap penumpang harus melalui proses pemeriksaan kesehatan.

Ranty bilang, petugasnya langsung berkoordinasi dengan pihak penyelenggara kesehatan Bandara Adisucipto terkait kondisi penumpang tersebut.

“Ini tidak hanya semata keselamatan penerbangan tapi kami juga menaruh perhatian agar ibu Anna dan keluarga dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan, setelah lebih tenang dapat melanjutkan perjalanan keesokan harinya.” tambah Ranty.

Ranty menambahkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi secara intensif dengan keluarga ibu Anna dan telah menjadwalkan penerbangan untuknya pada Selasa (12/6/2018).

"Seluruh masalah dengan penumpang tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan pada saat itu juga dan penumpang juga menerima penjelasan Citilink Indonesia yang memfasilitasi untuk dapat terbang keesokan harinya. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami atas kejadian ini," pungkas Ranty.

Penulis: Ridwan Aji Pitoko Editor: Bambang Priyo Jatmiko

Artikel Asli

Yassona Semprot Lurah dan Camat yang Tidak Tahu Soal Prosedur E-KTP



JawaPos.com - Polemik terbitnya KTP Elektronik Djarot Saiful Hidayat di Medan, ternyata juga membuat Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly bergidik. Penerbitan KTP-el itu dinilai Yassona sudah tepat. .

Yassona hanya menyayangkan lurah dan camat yang tidak mengetahui bagaimana prosedur pengurusan KTP-el. Karena sekarang pengurusan KTP sudah melalui sistem online.

"Ini kan sekarang kita KTP Elektronik, itu sistemnya online Nomor Induk Kependudukan (NIK) sudah jelas," katanya saat ditemui di Medan, Selasa (12/6).

Yassonna menjelaskan semangat dari pemerintah membuat undang-undang tentang NIK tunggal bagi seluruh warga negara didasarkan pada kemudahan untuk mengurus kartu identitas. Dengan NIK tunggal yang diberikan setelah melakukan rekam data, maka setiap warga menurutnya tidak perlu lagi repot dengan birokrasi yang terlalu panjang yang menyulitkan untuk mendapatkan KTP elektronik.

Yassonna pun memberi ilustrasi bagaimana pengurusan paspor yang juga menggunakan sistem online berdasarkan NIK. Kata dia, membuat paspor sekarang dimana saja sudah bisa dilakukan.

"Itulah tujuannya kita membuat undang-undang NIK tunggal, jadi KTP Elektronik tujuan demikian," katanya.

Dia pun heran kenapa KTP Medan milik Djarot disoal. Menurut dia itu karena ketidaktahuan oejabat kecamatan dan kelurahan. Sebab, camat pada domisili tempatnya tinggal juga mengaku tidak pernah menerima berkas dari calon gubernur tersebut.

"Jadi begitu prosedurnya. Maka kalau ada camat atau lurah yang tidak tau, wah itu konyol sekali," pungkasnya.

(pra/JPC)

Ngakak ! 13 Pesan Pemudik di Motor yang buat Kamu Guling Guling



Liputan6.com, Jakarta Di Indonesia, mudik hampir selalu dikaitkan dengan Hari Raya Idul Fitri. Para perantau di kota-kota besar pulang ke kampung halamannya. Apa pun pekerjaan dan latar belakangnya, orang-orang serempak memiliki satu tujuan, yakni ingin berkumpul dengan keluarga masing-masing di daerah asal.

Saat mudik, para perantau pun tak lupa membawa barang bawaan berupa perlengkapan pribadi dan oleh-oleh. Lucunya di momen mudik kali ini, para pemudik menempelkan pesan bertuliskan curahan hatinya. Ada yang berisi curhatan ngenes ala jomblo sampai pesan manis buat orangtua di kampung halaman.

Penasaran apa aja isi pesan para pemudik yang ada di barang bawaannya? Yuk langsung simak, rangkuman dari akun Facebook Awan Kurniawan, deretan pesan-pesan yang ditempel di barang bawaan mudik yang kocaknya ceriakan perjalanan mudikmu.

Sepertinya Masih Jomblo?

1. Bawa parcel bukan pacar.
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
2. Tuh, mudik itu ke kampung halaman bukan ke hati mantan.
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
3. Yang penting mudik.
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
4. Yang mudik cuma mau minta sembako dari orang tua mana suaranya?
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
5. Demi si dia.
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)

Ditanya Kapan Nikah…

6. Barang bawaannya udah kayak mau pindahan.
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
7. 2018 mudiknya masih sendirian?
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
8. Kapan nikah?
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
9. Ke mana pun tujuannya, hati-hati di jalan.
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
10. Pulang malu, nggak pulang rindu.
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)

Lho, Belum Move On?

11. Lebaran bikin gagal move on?
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
12. Oleh-oleh buat orang spesial.
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
13. Gas!
(Sumber Facebook/Awan Kurniawan)
Reporter: Septika Shidqiyyah
Sumber: Brilio.net

Nenek 78 Tahun Hamil 7 Bulan, Suaminya Minta Tolong di Medsos



POJOKSATU.id, BOGOR – Masih ingat pernikahan nenek 78 tahun dengan brondong 28 tahun bernama Ade Irawan di Bogor? Ya pasangan beda usia ini menikah pada 24 September 2017 lalu.

Kini, nenek 78 tahun bernama Manih itu telah hamil tua. Itu diketahui dari pengakuan Ade Irawan melalui rekaman video yang diposting di media sosial.

Video tersebut direkam di dalam rumah Manih. Video tersebut memperlihatkan Ade Irawan dan Manih berdiri di dalam rumah, sembari mengabarkan kehamilan Manih.


“Alhamdulillah wasukrillah, istri Ade Irawan telah hamil menanjak tujuh bulan. Minta doanya, minta dukungannya, mudah-mudahan lahirannya selamat,” ucap Ade Irawan.

Ia menambahkan, nenek Manih diperkirakan akan melahirkan setelah Lebaran. Ia meminta didoakan agar ada dermawan yang membantu membiayai persalinan Manih.

“Minta doanya, mudah-mudahan ada yang ngasih biayanya buat Ade Irawan dan Manih,” imbuh Ade Irawan seraya memperlihatkan perut buncit istrinya.

Ade juga berpesan kepada nenek Manih agar menjaga kandungannya. Ia melarang sang istri makan makanan pedas agar janinnya tetap sehat.

“Jangan terlalu makan yang pedas-pedas bu ya, harus bisa menjaga kesehatan, kandungannya mudah-mudahan sehat selalu, jadi anak yang sholeh dan berbakti kepada orang tua,” tandas Ade.

Seperti diketahui, Manih sudah dua kali menjanda sebelum dinikahi brondong Bogor, Ade Irawan. Namun dari pernikahan sebelumnya, Manih tak pernah memiliki anak.

“Sebelumnya sudah menikah dua kali belum punya anak, pas sama saya baru hamil,” terangnya.

Ade yang bekerja serabutan itu pun mengaku sangat bersyukur atas kehamilan anak pertamannya dari Manih.

“Alhamdulillah saya minta doanya semoga nanti lahirannya lancar, semoga rezekinya juga ada untuk lahiran nanti,” pungkasnya.

Diketahui pasangan ini menikah pada 24 September 2017 lalu di kediamannya di Kampung Cipicung, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Manih yang merupakan janda tua itu dipersunting oleh Ade yang usianya terpaut sangat jauh dengannya. Pernikahan mereka yang beda usia 50 tahun ini membuat cukup geger warga sekitar.

Tak hanya itu, kabar pernikahan mereka berdua pun tersiar di media sosial dan menjadi viral. Saat resepsi pernikahan, tidak sedikit dari warga yang berselfi dengan kedua mempelai. Pernikahan keduanya digelar secara sederhana.

Ada alasan kuat mengapa Ade ingin menikahi janda 78 tahun itu. Ade mengaku pernah merajut pernikahan dengan wanita sebayanya.

Namun, sempat gagal lantaran ia merasa dituntut banyak oleh istrinya terdahulu, terutama urusan ekonomi yang membuatnya merasa cukup diberatkan karena hanya bekerja serabutan.

“Pernikahan saya yang kedua ini sudah kehendak Allah, saya niatknya ibadah untuk berumahtangga,” kata dia

Ia berharap, Manih tidak menuntut banyak dari wanita yang usianya terpaut jauh dengannya itu. “Saya cinta sama istri saya,” kata lelaki yang memberikan mas kawin seperangkat alat sholat itu.






(one/pojoksatu)

Kader IMM Disangka Sebarkan Hoax, Muhammadiyyah Melawan?




POJOKSATU.id, JAKARTA – Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Adi Maghfuri (24) resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran isu perselingkuhan Amran Sulaiman dan Irna Narulita.

Andi Maghfuri ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di kediamannya di Purworejo pada Senin (11/6) malam.

Ia dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena diduga menyebarkan berita hoax perselingkuhan Menteri Pertanian dan Bupati Pandeglang.

Menangapi hal itu, Ketua DPP IMM, PP Muhammadiyah angkat bicara dan mengaku prihatin dengan penangkapan tersebut.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Manager Nasution dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (12/6/2018).

“Muhammadiyah menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas penangkapan kader IMM, Andi Mahfuri dengan tuduhan serius: melanggar UU ITE dan terkait dengan HTI,” ucapnya.

Salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu berharap, penangkapan dimaksud sama sekali tak berkaitan dengan politik.

“Muhammadiyah masih berusaha menghadirkan keyakinan dan berharap kasus pangkapan kader IMM, Andi Mahfuri, murni hukum. Tidak ada kaitan dengan politik,” jelas dia.

Manager menambahkan, Muhammadiyah sendiri sangat menhargai jika memang kasus tersebut adalah murni hukum.

Akan tetapi, tekan dia, polisi juga harus profesional dan independen dalam pengusutan kasus dimaksud.

“Polisi harus bisa menjelaskan apakah proses penangkapan yang bersangkutan sesuai prosedur?” katanya.

“Polisi pun harus bisa membuktikan tuduhan serius terhadap yang bersangkutan: melanggar UU ITE pasal berapa?” tegas dia.

Manager menegaskan, tuduhan terkait HTI sangat berlebihan, apalagi ormas itu sudah dibubarkan.

“Polisi dalam penanganan kasus tersebut tidak boleh tunduk pada intervensi dari pihak mana pun,” sambungnya.

Manager menegaskan, Muhammadiyah melalui Majelis Hukum dan HAM akan memberikan bantuan hukum dan non-hukum kepada Andi Mahfuri.

“Muhammadiyah memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut dengan memberikan bantuan hukum dan non-hukum,” sambungnya.

Ia juga mengingatkan kepada polisi agar terbuka dan tak ada yang ditutup-tutupi dalam proses hukum Andi Maghfuri.

“Polisi sejatinya harus lebih hati-hati dan harus menyampaikan penanganan kasus ini secara terbuka. Keluarga yang bersangkutan dan publik berhak untuk tahu,” tandasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya resmi menetapkan Andi Maghfuri sebagai tersangka namun tak dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.

“Sudah tersangka dan tidak dilakukan penahanan. Proses tetap lanjut,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (12/6/2018).

Argo menjelaskan, penangkapan atas Andi Maghfuri itu dilakukan terkait adanya laporan pencemaran nama baik.

Dalam hasil penyelidikan, ditemukan bahwa Andi yang menyebarkan isu perselingkuhan yang ternyata hoax.

“Kita lakukan identifikasi menggunakan digital forensics. Kita menemukan bahwa yang meng-upload, yang menyebarkan atau mendistribusikan,” jelasnya.

Andi sendiri diketahui berada di Purworejo, Jawa Tengah saat ditangkap dan langsung dibawa ke Mapolda Metro Jaya.

Andi, kata Argo, membantah telah menyebar isu perselingkuhan Mentan dan Bupati Pandeglang tersebut.

Kendati demikian, penyidik sampai saat ini masih terus mendalami keterlibatan Andi dalam kasus tersebut.

“Kita masih dalami. Sampai sekarang kita masih belum mendapatkan hasil. Masih pemeriksaan,” ujar dia.

Pojokasatu

NU Tidak Akui KH Yahya Cholil Wakili NU di Israel



Undangan KH Yahya Cholil Staquf menjadi pembicara di The Israel Council on Foreign Relations berbuah kabar disinformasi. Sejumlah orang menyebut undangan itu sebagai bentuk kerja sama Nahdlatul Ulama (NU) dengan Israel. Undangan tersebut dianggap sebagai bentuk pengakuan terhadap negara Israel.

"Di saat umat Islam terluka akibat serangan Israel... Perwakilan PBNU mendatangi Israel. Kunjungan ini bentuk pengakuan terhadap negara Israel. Menyakiti hati umat Islam dan bangsa Palestina khususnya," tulis akun Widya Rahma Wati yang banyak disebarkan pengguna Facebook beberapa hari terakhir.

Pengurus Besar (PB) NU langsung membantah hal tersebut. Melalui situs resmi PB NU, Ketua PB NU Bidang Hukum Robikin Emhas mengatakan, PB NU tak melakukan kerja sama dengan Israel.Hoax (Istimewa)

Baik secara program maupun kelembagaan. Undangan untuk Gus Yahya Staquf bersifat pribadi. Tidak dalam kapasitasnya sebagai katib aam PB NU. "Apalagi mewakili PB NU," ujarnya.

Robikin yakin Gus Yahya hadir untuk memberikan dukungan dan menegaskan kepada dunia bahwa Palestina adalah negara merdeka, bukan sebaliknya.

Dia menduga Yahya memenuhi undangan tersebut untuk menawarkan gagasan dan memberikan harapan bagi terwujudnya perdamaian di Palestina dan dunia pada umumnya.

(gun/c9/fat)

Hasil Otopsi Mayat dalam Box di Musola, Polisi Temukan Keganjilan



BANJAR – Direktorat Serse Kriminal Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan masih mendalami kasus penemuan mayat dalam box di musala Al Musyarrofah, Jalan Bakti, RT 03, Desa Pemakuan Laut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Identitas mayat sudah diketahui, namanya Linda Wati. Pelaku juga sudah ditangkap, namanya Husni Thamrin alias Riyad.

Kepala Polda Kalsel Brigadir Jenderal Rachmat Mulyana mengatakan, kepolisian akan memeriksa kejiwaan Riyad alias Iyad, pembunuh Linda Wati.


“Untuk mengetahui kita akan periksa kejiwaan pelaku,” ucap Rachmat usai memeriksa Pos Pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 di Jalan Simpang Ulin, Banjarmasin Tengah, Senin (11/6) siang.

Hal ini atas dasar dugaan ganjilnya prilaku Riyad. Polisi menemukan banyak keganjilan, baik dari keterangan maupun sikap pelaku. Dia membunuh Linda yang diakuinya sebagai istri siri, lalu mayatnya dilipat agar bisa muat dalam kotak dan diikat menggunakan tali rafia.

Kemudian mayat dibungkus dalam plastik hitam besar yang dilapisi lembaran karung beras, kemudian dimasukkan ke dalam box plastik berwarna putih. Kotak ini kemudian dititipkan di sebuah musala di Desa Pemakuan Laut Sungai Tabuk.

“Logika saja, udah membunuh, dimasukan dalam boks container lalu di bawa pakai motor dan meletakkan di Langgar, nyali pelaku luar biasa,” ucap Rachmat.

Karena itu, Rahmat sudah memerintahkan kepada anggotanya untuk menggali penyebab pelaku sampai tega menghabisi korban. “Motifnya masih kita gali,” tambahnya.

Sementara hasil otopsi yang dilakukan tim forensik RSUD Ulin Banjarmasin, diketahui jika korban dihabisi dengan cara lehernya dijerat menggunakan tali. Juga ditemukan luka di bawah kulit kepala bawah rambut bagian belakang.

“Sebab kematian diduga adanya trauma lecet dan tekanan di leher sehingga terjadi sumbatan oksigen dan menimbulkan tanda dan tidak mendapatkan aliran oksigen di organ utama,” terang Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Zainul Hakim didampingi Paur Doksik Ipda Supriadi.

Sebelumnya, warga Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk heboh, Minggu (10/6). Mereka mendapati mayat di Musala Al Musyarafah. Mayat di dalam kotak plastik yang dititipi orang tidak dikenal ke musala tersebut, Musala Al Musyarafah sendiri terletak di tepi jalan Gubernur Syarkawi atau Jalan Tembus Km 17. M Said.

Salah seorang saksi mata mengatakan, dia sempat melihat kedatangan seorang pria dengan sepeda motor Yamaha Jupiter butut yang membawa kotak itu di belakang jok motor. Saat itu, Said bersama beberapa rekannya bersantai di teras musala setelah tadarusan berjemaah.

Yang lebih dramatis lagi, Said dan jemaah sendiri bahkan membantu pengendara tersebut menurunkan kotak itu dari motornya.

Ia bersama dua rekannya mengangkat boks itu ke teras musala bersama pelaku yang mengenakan helm tertutup. Pelaku cukup ramah. Dia mohon menumpang meletakan boks tersebut di musala.

Selanjutnya, pelaku mengaku inin pulang ke rumahnya karena ponsel miliknya ketinggalan.

Setelah box plastik dibuka usai salat Subuh, ternyata isinya mayat dengan kondisi mengerikan. Korban diikat dan dilipat dalam kotak.

Belakangan pelaku diketahui bernama Husni Thamrin. Pria yang akrab disapa Riyad ini ditangkap di sebuah rumah sewaan remang nan tersembunyi di kawasan Sultan Adam, Banjarmasin.

Kepada petugas, Riyad mengatakan Linda adalah istrinya. Pada malam kejadian, Riyad sempat meminta Linda untuk memijitnya. Namun Linda menolak. Mereka kemudian bertengkar.

Karena sudah gelap mata, Riyad mengambil tali rafia dan kemudian tiba-tiba menjerat leher istrinya dari belakang. Tanpa memedulikan istrinya yang megap-megap, dia terus menekan tarikannya hingga akhirnya Linda tewas. “Saya melihat dia seperti hantu,” ucap Riyad.

(lan/ay/ran/prokal/pojoksatu)

Guti Jadi Pelatih, Madrid Jual Ronaldo dan 4 Pemain Lain



MADRID – Real Madrid kemungkinan besar akan menjadikan Guti Hernandez sebagai pelatih mereka musim depan. Akan tetapi, kehadiran pria yang kini membesut tim Madrid U-19 itu berpengaruh terhadap masa depan lima pemain senior Los Blancos –julukan Madrid.

Seperti diberitakan Diario Gol, Selasa (12/6/2018), Guti akan menjual lima pemain yang dinilai sudah mencapai titik jenuh membela Madrid. Sejauh ini, belum diketahui siapa saja lima pemain yang dimaksud.

Akan tetapi, satu nama yang pasti dilepas ialah Cristiano Ronaldo. Menurut laporan Diario Gol, usia Ronaldo yang sudah menginjak 33 tahun jadi alasan Guti ingin melepas kapten Tim Nasional (Timnas) Portugal tersebut.

Sebenarnya, tanpa Guti jadi pelatih Madrid pun, Ronaldo memang ingin angkat kaki dari Santiago Bernabeu. Ketidakcocokan perihal pembaruan kontrak membuat Ronaldo kemungkinan besar melanjutkan karier di klub lain pada musim depan.

Selain Ronaldo, empat lain yang mungkin dijual Madrid ialah Keylor Navas, Marcelo Vieira, Karim Benzema dan Gareth Bale. Nantinya, nama-nama di atas akan digantikan pemain-pemain yang berusia jauh lebih muda, namun memiliki kualitas jempolan.



Sementara itu, alasan Madrid lebih memilih Guti karena manajemen Los Blancos kesulitan mendapatkan dua pelatih incaran, yakni Jurgen Klopp dan Mauricio Pochettino. Baik Liverpool dan Tottenham Hotspur dipercaya takkan rela melepas sang pelatih andalan.

(Ram)

Ternyata Yang Memberikan E-KTP Djarot Wali Kota Medan, PDIP Merasa Djarot Diuntungkan



Jakarta - Penerbitan e-KTP domisili Medan milik cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat yang terbilang cepat dipersoalkan sebagian pihak. PDIP membantah adanya kejanggalan terhadap proses pembuatan e-KTP tersebut.

"Itu yang memberikan saja Pak Wali Kota (Medan)," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (12/6/2018).

Hasto menuding ada pihak-pihak yang sengaja 'menggoreng' isu tersebut. Namun ia mengaku pihaknya tak mempersoalkan tudingan-tudingan yang muncul terhadap proses pembuatan e-KTP Djarot itu.

Hebohnya urusan e-KTP ini berawal dari foto Djarot yang menunjukkan dia sudah memiliki e-KTP Sumut. Lalu berkembang spekulasi soal penerbitan e-KTP itu, termasuk soal kecepatan penerbitannya.
Menurut Hasto, tudingan-tudingan negatif itu malah semakin meningkatkan elektabilitas Djarot pada Pilgub Sumatera Utara.

"Bahwa ada yang menggoreng, itu akan membuat Pak Djarot semakin terkenal, semakin di hati rakyat dan beliau menunjukkan totalitasnya di Sumatera Utara," ujarnya.

Soal e-KTP Medan milik cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat ramai dibahas. Mendagri Tjahjo Kumolo bahkan sampai angkat bicara untuk meluruskan isu-isu seputar penerbitan e-KTP itu.

"Hasil penelusuran kami terhadap histori data yang bersangkutan (Djarot, red) dalam database kependudukan menunjukkan bahwa KTP-el Bapak Djarot Saiful Hidayat adalah KTP-el asli/sah, yang diterbitkan melalui prosedur yang benar," kata Tjahjo kepada wartawan, Minggu (10/6).


Djarot sendiri sudah memberikan konfirmasi. Dia mengaku bingung penerbitan e-KTP domisili Medan miliknya dipersoalkan sebagian pihak. Padahal, Djarot menegaskan, dirinya tertib aturan terkait proses kepemilikan e-KTP Medan.

"Jadi saya kan patuh, disiplin, tertib aturan. Betul nggak? Lah kok pada kaget semua?" ucap Djarot.

Detik judul : PDIP Justru Merasa Diuntungkan dengan Isu e-KTP Kilat Djarot

Ini Isi Perjanjian Lengkap yang Ditandatangani Donald Trump dan Kim Jong-un




Liputan6.com, Singapura - Pertemuan bersejarah antara Donald Trump dan Kim Jong-un di Singapura telah dilangsungkan selama lima jam. Hasil dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) AS-Korea Utara tersebut dituangkan dalam sebuah dokumen kesepakatan yang ditandatangani kedua pemimpin.

Usai pertemuan dengan Kim Jong-un, Donald Trump menggelar konferensi pers. Ia menunjukkan isi perjanjian tersebut.

"Presiden Trump dan Pemimpin Kim Jong-un melakukan pertukaran pandangan yang komprehensif, mendalam dan tulus terkait isu-isu tentang pembentukan relasi yang baru antara AS dan Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) dan pembentukan rezim perdamaian yang abadi dan kuat di Semenanjung Korea," demikian tertulis dalam perjanjian tersebut.

"Presiden Trump berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan kepada DPRK. Dan, Pemimpin Kim Jong-un menegaskan kembali komitmennya yang kuat dan kukuh melaksanakan denuklirisasi menyeluruh di Semenanjung Korea."

Agar lebih jelas, berikut 4 poin perjanjian yang ditandangani Kim Jong-un dan Donald Trump:

1. AS dan Korea Utara berkomitmen untuk membangun hubungan AS - DPRK yang baru, yang selaras dengan keinginan masyarakat kedua negara demi perdamaian dan kesejahteraan

2. Kedua negara akan berusaha bersama-sama untuk membangun rezim yang lestari, stabil, dan damai di Semenanjung Korea.

3. Mengafirmasi kembali Deklarasi Panmunjom 27 April 2018, di mana Korea Utara berkomitmen berupaya menuju denuklirisasi secara menyeluruh di Semenanjung Korea."

4. AS dan Korea Utara berkomitmen untuk memberikan pemulihan terhadap tawanan perang yang tersisa, termasuk penyegeraan repatriasi bagi mereka yang telah teridentifikasi.

Sebelumnya, Donald Trump mengatakan, proses denuklirisasi Korea Utara saat ini sedang dimulai. Saat ditanya apakah Kim Jong-un menyetujui syarat denuklirisasi, ia menjawab, "Kami memulai proses itu dengan sangat cepat, sangat, sangat cepat."

Donald Trump akan Undang Kim Jong-un ke Gedung Putih

Keakraban Presiden AS Donald Trump (kiri) dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un saat berjalan di taman Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6). Trump dan Kim bertemu untuk membicarakan upaya denuklirisasi Korut. (Anthony Wallace/Pool/AFP)


Donald Trump menyebut, ia sedang mengembangkan "ikatan sangat khusus" dengan Kim Jong-un, yang baru ia temui secara langsung selama lima jam di Singapura. Selama ini, kedua pemimpin lebih sering bertukar ancaman dan retorika.

"Adalah kehormatan untuk bersama dengan Anda," kata Donald Trump pada pemimpin muda Korut itu, seperti dikutip dari CNN, Selasa (12/6/2018).

Saat ditanya, apakah ia akan mengundang Kim Jong-un ke Gedung Putih, Trump menjawab, "Tentu saja, saya akan mengundangnya."

Berdiri di depan bendera AS dan Korea, di mana mereka memulai pertemuan Selasa pagi waktu Singapura, Trump dan Kim kembali berjabat tangan. Jabat tangan perpisahan.
Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dalam pertemuan bersejarah di resor Capella, Pulau Sentosa, Selasa (12/6). Kim dan Trump hadir di depan jurnalis dengan latar belakang bendera Korut dan AS. (AP/Evan Vucci)


"Dia (Kim Jong-un) adalah negosiator yang layak," kata Trump kepada para wartawan. "Ia bernegosiasi atas nama rakyatnya."

Trump juga mengaku mendapatkan kesan dari pemimpin Korut dari Dinasti Kim itu, yang usianya tak sampai separuh dari umurnya itu.

"Dia adalah orang yang sangat berbakat. Dia juga sangat mencintai negaranya," kata Donald Trump, yang memastikan ia akan bertemu kembali dengan Kim Jong-un.Artikel Asli

Marak Ancam Pemudik, Kapolri: Kalau Tak Bisa Atasi Begal, Kapolresnya Saya Begal!




POJOKSATU.id, JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian  menginstruksikan kepada seluruh Kapolres khusus di Lampung untuk memberangus pelaku begal yang meresahkan masyarakat dan pemudik yang melintas di Propinsi Lampung.

Bahkan tak hanya sekadar instruksi, Tito juga mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada Kapolres yang gagal membasmi begal di wilayahnya.

“Saya minta seluruh Kapolres dapat mengatasi kasus pembegalan ini. Kalau tidak bisa atasi begal maka Kapolresnya yang saya begal. Paham kan maksud saya,” kata Tito, Selasa (12/6/2018).


Menurut Tito, Propinsi Lampung merupakan bagian dari jalur mudik di Sumatera memang rawan aksi pembegalan yang mengincar para pemudik.

Karena itu, jika Polda masih tak sanggup, maka Kapolres tak perlu sungkan untuk meminta bantuan TNI di wilayahnya.

Sebab, memberantas kriminalitas di masyarakat dengan modus begal bukan cuma tugas kepolisian. Tetapi juga diperlukan peran aktif masyarakat.

“Mintalah bantuan kepada Komandan Korem (danrem), karena ini demi kepentingan banyak orang. Kelompok begal-begal bisa saja ditangkap dengan cara lembut, kalau masih melawan tindak tegas,” kata dia lagi.

“Pada prinsipnya pelaku kriminalitas itu kami yang menangkap dan kemudian diproses secara hukum, tapi masih ada hal lainnya, yaitu perlu peran pemerintah untuk mengatasi ini,” ujar Tito.

Terlebih, kata Tito, dalam menghadapi arus mudik dan balik saat ini memang belum terlihat adanya ancaman yang meresahkan masyarakat.

Namun demikian patroli adalah kewajiban yang harus dilakukan kepolisian di setiap wilayah.

“Semua jalan lintas saat ini aman terkendali. Tapi, jelas saya akan meminta kepada anak buah saya untuk melaksanakan patroli,”ungkap Tito.

Sebagaimana diketahui, kekhawatiran begal mengancam pemudik di Lampung sehingga seorang pemudik dari Bekasi yang hendak mudik ke Lampung dicegat oleh begal dalam perjalanan di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

(fir/pojoksatu)