Video : 7 Bulan Tak Digaji, Tenaga Kesehatan Malah Diinjak Satpol Saat Demo Bupati



POJOKSATU.id, Gara-gara 7 bulan tak digaji, tenaga kesehatan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Kampar Bangkinang, Provinsi Riau.


Namun bukan gaji yang didapat. Tenaga kesehatan malah mendapat perlakukan kasar dari anggota Satpol PP. Bahkan, beberapa tenaga kesehatan harus dilarikan ke rumah sakit lantaran diinjak dan dipukul anggota Satpol PP.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, seorang tenaga kesehatan wanita pingsan di depan kantor Bupati Kampar lantaran ditendang Satpol PP. Ada pula yang bajunya sobek-sobek, diduga ditarik secara kasar oleh anggota Satpol PP.


Video tersebut diunggah di akun Facebook LeNny Nick. Selain video, ia juga memposting foto-foto korban yang dirawat dirawat di rumah sakit, Senin (16/7/2018).

“Mereka RTK (Rumah Tunggu Kelahiran daerah Kabupaten Kampar Bangkinang) bukan anarkis. Mereka hanya ingin menuntut hak mereka yg bekerja tanpa digaji slama lebih kurang 7 bulan. Tak seharusnya diperlakukan seperti itu,” tulisnya.


Tenaga kesehatan 7 bulan tak digaji malah diinjak saat demo. Korban masuk rumah sakit

Dalam video tersebut, seorang tenaga kesehatan wanita terkapar akibat dihajar Satpol PP. Wanita itu kemudian ditolong oleh beberapa temannya. Bahkan, baju wanita tersebut harus dibuka di depan umum agar pernafasannya tidak mengalami gangguan.

“Kasih minyak angin. Buka baju, buka bajunya, buka. Kasi angin, kasi angin,” ucap seorang wanita.

“Bawa ke rumah sakit, rumah sakit. Mobil, mobil oy,” teriak yang lain. Selanjutnya, koran dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.


Tenaga kesehatan 7 bulan tak digaji malah diinjak saat demo

Foto-foto dan video demo tenaga RTK Kampar Bangkiang juga diposting di akun gosip @taante_rempoong_officiall.

“Kembali Satpol PP memperlihatkan sikap arogannya terhadap petugas kesehatan.
Kabarnya petugas kesehatan ini yang bernama RTK (Rumah Tunggu Kelahiran) tidak digaji selama 7 bulan dan tidak ada kejelasan dari pimpinan. Seluruh petugaspun bersama mahasiswa pergi di kantor bupati ingin berbicara baik dan menuntut haknya,” tulisnya.

“Namun, bukannya di terima baik-baik, beberapa oknum Satpol PP mengusir, bahkan ada yang di tendang dan di pukul. Beberapa mahasiswa dan petugas kesehatan perempuan menjadi korban,” ungkapnya.

Berikut video detik-detik kericuhan saat tenaga kesehatan demo tuntut pembayaran gaji yang nunggak 7 bulan.

Terimakasih anda telah membaca tulisan dengan judul 7 Bulan Tak Digaji, Tenaga Kesehatan Malah Diinjak Satpol Saat Demo Bupati 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel