Harga Telur Lebih Tinggi Dibanding Sebelum Lebaran



REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Harga telur ayam lehor di Kabupaten Banyumas mengalami kenaikan signifikan. Hal itu terjadi seperti di Pasar Manis Kota Purwokerto, telur ayam dijual Rp 29 ribu per kg.

''Harga telur lehor sekarang ini memang yang tertinggi. Sebelum Lebaran, meski harga juga sudah tinggi, namun tidak setinggi sekarang,'' kata Wasis (38 tahun), seorang padagang sembako, Rabu (11/7).

Menurutnya, menjelang Lebaran harga telur ayam lehor masih di tingkat harga Rp 25 ribu per kg. Harga itu mengalami kenaikan sekitar Rp 3.000 dari harga normal Rp 22 ribu.

Namun sejak Lebaran, harga telur ayam tersebut tidak beranjak turun. Melainkan terus mengalami kenaikan, hingga sekarang mencapai Rp 29 ribu per kg.

Edy, seorang distributor pemasok telur ayam lehor di sejumlah pasar, mengaku kenaikan harga telur tersebut terjadi mulai dari peternaknya. ''Adanya kenaikan harga pakan ayam menyebabkan harga telur dan juga daging ayam potong mengalami kenaikan,'' ujarnya.

Bahkan dia menyebutkan, kenaikan harga daging ayam potong juga banyak yang menyebabkan peternak ayam petelur memotong ayamnya yang dinilai sudah terlalu produktif.

''Mereka berpikir, daripada mengeluarkan uang untuk memberi pakan ayam petelur yang sudah tidak terlalu produktif, lebih baik ayamnya dijual sebagai ayam potong. Katanya, mumpung harga daging ayam sedang tinggi,'' kata dia.

Dari pemantauan di sejumlah pasar tradisional, harga daging ayam potong juga masih bertahan tinggi sejak Lebaran lalu. Bila menjelang Lebaran, harga daging ayam potong masih berkisar Rp 30 ribu-Rp 32 ribu per kg, maka saat ini sudah mencapai Rp 37 ribu per kg.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel