PKS Belum Tentu Terima Hasil Pertemuan Prabowo, Amien dan HRS, Ini Penyebabnya



JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) angkat bicara soal pertemuan Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto dan politisi PAN, Amien Rais dengan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS) di tanah suci Mekkah.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, partainya belum tentu menyepakati hasil pertemuan yang dilakukan Prabowo, Amien dan HRS.

“PKS selalu akan bermusyawarah dan untuk saat ini posisi masih mengajukan sembilan kadernya,” kata dia saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/6).

Sebagai mitra koalisi, Mardani masih yakin Prabowo tetap menggandeng satu dari sembilan nama yang diajukan oleh PKS, bukan Amien Rais maupun Rizieq Shihab.

PKS tengah menyeleksi sembilan kadernya untuk dimajukan dalam pilpres 2019. Sembilan nama itu adalah Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring, Al Muzzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.

Sementara itu, Ketua Sekretariat Bersama (Sekber) Gerindra-PKS, Muhammad Taufik membenarkan pertemuan antara Prabowo, Amien Rais dan HRS membicarakan masalah politik Indonesia. Termasuk, soal pemilihan presiden 2019 mendatang.

“Gini karena yang hadir tokoh politik, pasti politik terbawa, kita gak bisa pungkiri. Masak tokoh politik bahas harga baju (lebaran),” tegasnya saat ditemui di Sekretariat Bersama Partai Gerindra-PKS di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (2/6).

Taufik menjelaskan, pembicaraan tentang tokoh politik mengenai hal-hal yang dijalankannya sehari-hari sesungguhnya wajar. Makanya, dia berharap tak ada pihak yang mempermasalahkan soal itu.

“Saya kira baik, silaturahmi sesama warga bangsa, baik itu. Saya mohon kepada temen lain jangan jadi nyinyir. Orang mau ketemu Habib Rizieq kok sinis, itu untuk apa gitu?” jelas Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra ini.

Pertemuan antara ketiga tokoh itu diduga kuat untuk membicarakan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Persaudaraan Alumni (PA) 212 beberapa waktu yang lalu.

Yang mana Rakornas yang juga dihadiri oleh Amien Rais sebagai Ketua Dewan Penasihat PA 212 itu memutuskan beberapa nama untuk direkomendasikan sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.

Adapun nama-nama yang direkomendasikan Rakornas PA 212 sebagai calon presiden adslah Habib Rizieq Shihab, Prabowo Subianto; Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang, Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra; dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Sementara yang direkomendasikan sebagai calon wakil presiden adalah Gubernur Jawa Barat (PKS), Ahmad Heryawan; Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Yusril Ihza Mahendra, politisi PKS Anies Matta, Zulkifli Hasan; salah satu pentolan Aksi Bela Islam; Bachtiar Nasir dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

(sam/rmol/pojoksatu)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel