Bula Marah marah Gegara Shalawatan di Masjid



BOGOR - Seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor mengamuk pada Sabtu (2/6) kemarin.

Alasannya sepele, dia merasa terganggu mendengar suara selawat yang bising dari pengeras suara musala.
Hal ini bahkan sempat heboh karena video yang menunjukan kemarahan bule itu viral di media sosial.

Menurut Kapolres Bogor AKBP Andi Mohammad Dicky, kasus ini telah ditangani Polsek Ciampea.
“Dari polsek bertindak untuk menenangkan masyarakat agar tak bertindak reaktif,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (3/6).

Kemudian, di lokasi hadir Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Ciampea. Lalu antara MUI, sang WNA dan masyarakat menyelesaikan permasalahan melalui musyawarah dan mufakat.

“Musyawarah ini dihadiri berbagai pihak, serta Kapolsek didampingi Babinsa dan Babinkamtibmas,” tambahnya.

Selain itu polisi juga memeriksa data kewarganegaraannya, seperti paspor dan visa WNA tersebut.

Kejadian ini sendiri bermula dari kesalahpahaman antara warga yang tengah selawat dan mengaji di Musala Nurul Jadid pimpinan Ustaz Adi Syafei.

“Ternyaya ada warga negara Prancis tinggal berdepanan dengan musala merasa terganggu. Dia menegur ustaz dan cekcok mulut antara Mr Frank dan Ustaz Ade Syafei,” bebernya.

Frank saat dimediasi akhirnya menyadari kesalahan yang diperbuatnya karena emosi.

Bahkan dia mengaku salah karena sudah mengeluarkan perkataan tidak patut, karena dia tidak mengetahui kegiatan selawat merupakan kegiatan umat muslim.

“Frank memohon maaf kepada Ustaz Ade Syafei dan warga sekitar atas perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya,” tandas Dicky. (mg1/jpnn)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel