Amien Rais : Pak Jokowi Mari kita duel secara gentle




JAKARTA – Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terang-terangan menantang Jokowi untuk duel secara gentle di Pilpres 2019 mendatang. Amien tak gentar melawan calon petahana yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Tantangan itu dilayangkan Amien Rais setelah PAN mencalonkannya sebagai capres 2019. Selain Amien, tiga nama lain juga dicalonkan PAN, yakni Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan dua mantan ketum PAN, yaitu Soetrisno Bachir dan Hatta Rajasa.

Dalam posisi sekarang kata Amien Rais, siapa Presiden RI 2019 masih rahasia Tuhan. Di sisi lain, manusia juga punya kewajiban berjuang untuk mencapai cita-citanya.


“Nah sekarang ini, Pak Jokowi (Joko Widodo) memang sudah diendorse sama PDIP dan beberapa partai yang lain. Sementara yang mau melawan Pak Jokowi kan belum jelas,” kata saat buka bersama dengan pengurus DPP dan DPW PAN se-Indonesia, di Jakarta, Sabtu (9/6).

Prabowo Subianto, lanjut Amien, memang sudah didukung juga oleh partainya, Gerindra. Hanya saja koalisinya belum solid. Karenanya di Rakernas PAN mendatang, bila PKS sudah mengajukan 9 kadernya sebagai capres, PAN juga demikian.

“Maka kami akan mengusung cuma empat saja. Kader terbaik yaitu ketua umum masing-masing pada zamannya,” kata pendiri PAN tersebut.

Soal empat nama dari PAN, tiga menurutnya berkompeten dan punya pengalaman di eksekutif, legislatif maupun dunia usaha. Sedangkan dirinya, Amien menyebut agak layak dicapreskan.

Apalagi berkaca pada Pemilu Malaysia yang dimenangkan politikus tua sekelas Mahathir Mohamad. Amien merasa menjadi muda lagi.

“Kalau Mbah Amien Rais ini kan walaupun tua ya tidak apa-apa. Begitu Mahathir jadi, saya jadi remaja lagi sekarang kan ya, jadi saya terimakasih pak Mahathir. Jadi saya pun sedikit agak layak ya. Sudah agak kuno ya, tapi ya dengan Mahathir itu jadi ada semacam ada perubahan visi orang Asia Tenggara ini,” tutur Amien.

Siapa pun nanti yang disepakati sebagai capres-cawapres penantang Jokowi, Amien menyerahkan kepada rakyat untuk menilai. Sejauh ini, katanya, PAN tetap akan berkoalisi dengan Gerindra, PKS dan PBB. Bahkan dia barharap Demokrat bisa bergabung.

“Kalau misalnya ini, Partai Demokrat memperkuat kita, itu akan lebih bagus lagi. Jadi ini masih cair. Pak Zul akan menghubungi tokoh-tokoh partai itu, sangat lincah ya. Tunggu saja. Setelah Lebaran nanti akan lebih jelas lagi,” pungkas Amien didampingi Zulkifli Hasan.

Sebelumnya, Amien Raismenegaskan dirinya tidak ingin Jokowi kembali menjabat sebagai Presiden 2019 mendatang. Amien menantang Jokowi untuk bertanding secara fair dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Jadi saya menantang Pak Jokowi, mari kita bertanding secara fair. Mari kita duel secara gentle,” ucap Amien Rais dalam ‘Tausyiah Kerakyatan 2019 Indonesia Pasca Jokowi’ di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (9/6).

“Artinya apa, kita enggak usah jihad dengan fisik, menimbulkan bloodshed, tumpah darah, itu nanti ada masanya, kalau semua mentok saya kira itu perlu. Tapi itu masih jauh, masih ada cara lain, yaitu kita turunkan dengan demokrasi dan konstitusi,” tandas Amien.

(fat/jpnn/pojoksatu)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel