Akun Twitter 'Kakek Detektif' Dipolisikan Petinggi PKS



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera telah melaporkan pemilik akun Twitter @KakekDetektif ke Mapolda Metro Jaya, pada Jumat (8/6). Mardani mengutus pengacaranya, Basrizal, untuk membuat laporan atas kasus pengeditan videonya oleh akun tersebut.

"Secara garis besar saya diberi kuasa bersama empat orang tim yang lain untuk melaporkan akun Twitter atas video klien kami yang diedit," kata Basrizal saat dikonfirmasi, Ahad (10/6).

Basrizal enggan membeberkan laporan tersebut lebih jauh. Ia mendapat amanat dari Mardani agar tidak memberikan informasi lebih jauh terkait kasus ini.

"Kalau mau detail, langsung ke Pak Mardani," ucap dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan pelaporan tersebut. Menurut dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut.

"Iya benar. Laporannya itu tertanggal 8 Juni 2018 dan kasusnya sekarang masih dilidik," kata Argo saat dikonfirmasi.
Laporan tersebut terdaftar dengan nomor laporan LP 3138/VI/2018/PMK/Dit.Reskrimsus tertanggal 8 Juni 2018 dengan dugaan pelanggaran Pasal 22 ayat 1 dan atau Pasal 27 ayat 3 UU RI No 19 tahun 2016 tantang ITE.

Akun Twitter @KakekDetektif mengunggah sejumlah cicitan yang menuduh Mardani selingkuh. Awalnya, akun itu menuliskan, "Terkuak L**** PKS ini sering dibelai tubuhnya oleh beberapa petinggi kader PKS, seperti yang paling sering mas @MardaniAliSera di salah satu hotel di Jakarta. Sumber: Orang Kepercayaan @MardaniAliSera".

Lalu, setelah postingan tersebut, akun yang sama mem-posting foto Neno Warisman. Dalam cuitan lainnya, @KakekDetektif menuliskan, "Heboh ... Orang Kepercayaan @MardaniAliSera curhat tentang kelakuan bosnya tersebut. Akun tersebut lalu mengunggah sebuah artikel terkait perselingkuhan Mardani dan Neno."

Akun @KakekDetektif juga sesumbar Mardani tidak akan berani melaporkannya ke polisi.

Salah satu cicitan akun Twitter @KakekDetektif soal tuduhan perselingkuhan Mardani Ali Sera dengan Neno Warisman.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel