Terungkap Keganjilan di Balik Tewasnya Wanita Bercadar di Halaman Masjid



Rusdi, ayah mendiang Nurul Khotimah (38), perempuan bercadar yang ditemukan tak bernyawa di halaman masjid di Kecamatan Pagu, Kediri, terpukul mengetahui putrinya meninggal dunia.


Dia curiga, anaknya meninggal tak wajar. Dia pun menduga ada orang dekat yang terlibat dalam kematian itu. "Saya minta polisi menangkap pelakunya," ucap Rusdi bernada tinggi.
Pria 65 tahun tersebut meminta agar polisi Polres Kediri mengusut tuntas kasus yang telah merenggut nyawa anak perempuannya.

"Kalau bisa dihukum setimpal dengan perbuatannya menghilangkan nyawa," pintanya.

Korban adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Dia tinggal bersama suami dan dua anaknya di Jalan Pahlawan Gang III, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Sedangkan, Agustina (40) kakak korban, memaparkan sebelum kejadian saat itu adiknya sedang mengantarkan anak sulungnya sekolah.

Sedangkan, suami korban mengantarkan anak bungsunya ke pondok di Solo, Jawa Tengah.

Diketahui, korban memakai sepeda angin untuk mengantarkan anaknya. Biasanya, korban kembali ke rumah untuk berdagang produk garmen. Kemudian, menjemput anaknya di sekolah pukul 12.00 WIB.

Tetapi, ketika itu tidak kunjung pulang. Bahkan, karena menunggu lama anak korban diantar gurunya pulang ke rumah.


Mayat Akhwat Bercadar Tewas Misterius, Tinggal Pesan Bikin Haru 


"Ketika di rumah dalam kondisi terkunci tidak ada orang," bebernya.

Dikatakannya, pihaknya sempat cemas karena tidak ada kabar dari korban. Agustina sempat berupaya mencari korban ke rumah teman-temannya.

Hingga pada akhirnya, polisi datang ke rumah orangtua korban di Dusun Kroncong, Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri yang menyampaikan kabar duka.

Di halaman masjid lokasi penemuan korban, polisi menemukan sepucuk kertas yang bertuliskan: "Tolong dirawat sesuai syariat islam, tolong jangan cari tahu siapa saya."

"Saya berharap kasus ini dapat secepatnya terungkap dan menangkap pelakunya," katanya.




Artikel Asli

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel