Ini Strategi Sri Mulyani Peras Pajak dari Rakyat di Tahun 2018



Jakarta -Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan sejumlah strategi untuk menggenjot penerimaan pajak pada tahun ini setelah tidak ada tax amnesty. Pertama, Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan tetap melakukan analisis data-data perpajakan yang berasal dari automatic exchange of information yang akan mulai berlaku September tahun ini.
Dia berujar, pemerintah juga akan menganalisis data-data perpajakan yang berasal dari tax amnesty. "Juga hasil dari tax amnesty, itu semuanya akan kami kombinasikan supaya bisa mendapatkan data akurat," kata Sri Mulyani di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 15 Januari 2018.

Strategi kedua yang dilakukan pemerintah, lanjut Sri Mulyani, yakni terus berkomunikasi dengan wajib pajak. Komunikasi yang proaktif, kata Sri Mulyani, akan mendorong wajib pajak agar tidak merasa terganggu atau khawatir berlebihan soal penarikan pajak mereka.

"Sehingga ini bisa dilakukan secara berhati-hati tanpa mengganggu pemulihan ekonomi," ujarnya.

Sri Mulyani melanjutkan, kementeriannya juga memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk melaporkan harta yang selama ini belum dilaporkan dalam rangka meningkatkan kepatuhan. Dia berujar hal ini merupakan kelanjutan tax amnesty yang sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 165/PMK.03.2017 yang merupakan perubahan kedua dari PMK Nomor 118/PMK.03.2016 tentang Pengampunan Pajak.

Sri Mulyani mengatakan hal ini akan dikoordinasikan dengan hati-hati dan didukung database wajib pajak yang lebih baik.

"Dengan demikian masyarakat terutama wajib pajak tidak merasa khawatir berlebihan," ucapnya.

Pada 2016 dan 2017, penerimaan perpajakan negara disumbang oleh tax amnesty masing-masing sebesar Rp 104 triliun dan Rp 12 triliun. Penerimaan perpajakan tahun 2017, menurut data terbaru hingga 12 Januari 2018, mencapai Rp 1.343,6 triliun atau sebesar 91,2 persen dari APBNP.

Adapun penerimaan pajak pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp 1.424 triliun atau tumbuh 20 persen dari realisasi 2017.


terbit di tempo dengan judul : Ini Strategi Sri Mulyani Genjot Penerimaan Pajak di 2018

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel