Gegara Masalah Ekonomi-Keluarga, Sugianto Pilih Akhiri Hidup Gantung Diri



Sugianto Asen (32) warga Dusun Lengkung Manah, Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Sintang Kalimantan Barat tewas gantung diri di depan pintu rumahnya di daerah setempat.

“Korban ditemukan sudah tergantung di depan pintu kamar lantai dua, oleh Hji Tjuk Cin (ibu korban),” kata Kapolres Sintang melalui, Kapolsek Sepauk, IPDA Wargo Suwaso, kepada wartawan Senin (1/1).

Menurut Suwaso, sekitar pukul 06.00 WIB, ibu korban bernama Hji Tjuk Cin naik ke kamar atas tingkat dua, sesampai tangga terakhir ibu korban melihat, korban sudah tergantung di pintu kamar korban dengan menggunakan kain sarung kasur.

Melihat anaknya tergantung, kata Suwaso, ibu korban pun teriak sambil turun tangga dan memberitahukan hal tersebut kepada Supardi alias Aken (adik korban).

Dikatakan Suwaso, ketika pihaknya datang, korban sudah posisi terbaring, karena sebelumnya korban sudah diturunkan saudaranya dengan maksud menolong korban, untuk diselamatkan, namun ternyata korban sudah tidak bernyawa dan tewas.

“Selain mendatangi TKP, kami juga mendatangkan dokter untuk melakukan visum,” ucap Suwaso.

Sementara itu, Hji Tjuk Cin (ibu korban) mengatakan korban sudah ketiga kalinya melakukan usaha bunuh diri dengan cara menggantung diri.

Dalam catatan buku sebelum korban melakukan gantung diri, bahwa korban punya masalah keluarga dan ekonomi dalam catatan korban meminta ke pihak keluarga untuk dikuburkan secara agama Katholik. (ant)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel