FUI Sesalkan Gerindra, PAN dan PKS Gegara Politik Transaksional, Spirit 212 Sudah Melempem?



Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Al Khaththath ikut melakukan protes terhadap Gerindra, PAN dan PKS soal tak dipilihnya La Nyalla yang mereka rokemdasikan untuk Pilgub Jatim. Al Khathath pun mengungkit peran mereka dalam Pilgub DKI lalu.

"Kami prihatin kasus yang dihadapi oleh La Nyalla dan juga beberapa nama yang kami ajukan kepada pimpinan partai agar kader dari aksi 212 itu dari 171 Pilkada kita hanya minta lima agar bisa diberikan rekomendasi khusus," kata Al Khaththath di Tebet, Kamis (11/1).

Dia menambahkan, sebelumnya mereka sudah membuat daftar rekomendasi dan diantar langsung ke rumah Ketum PAN Zulkifli Hasan. Saat itu, kata dia, ada Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS Sohibul Iman sedang rapat.

"Namun tidak satu pun yang diberikan rekomendasi kita kan menganggap para ulama sudah memperjuangkan dengan pengerahan aksi bela Islam 212 yang sangat fenomenal dan kita di Jakarta sudah berhasil memunculkan Gubernur Anies-Sandi yang didukung para ulama dengan semangat 212, semangat Al Maidah 51," katanya.

Al Khaththath mengatakan ketiga pimpinan partai itu beralasan ada provinsi tertentu di mana umat Islam tidak dominan. "Di Sulut, di Papua dan NTT kita maklumi. Tetapi kalau terjadi di Jawa Timur pusing banyak komplain dari bawah sampai ke saya," ucapnya.

Komplain itu, kata dia, lantaran tak ada satu pun rekomendasi yang diberikan diusung Gerindra, PKS dan PAN.

"Kita diminta ulama menegur partai ini sebelum teguran ini diceritakan bahwa jangankan yang lain-lain yang lima saja kita minta tidak direspons dengan baik. Bahkan saya tungguin agar rekom itu keluar sampe jam 2 malam di Cilandak, Ragunan tidak keluar juga seadanya jadi ada apa?" tuturnya.

merdeka

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel