Di Ingatkan Agar Jaga Etika Sebagai Pejabat, Pasha Ungu Malah Bilang Begini Soal Rambutnya




Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau yang lebih dikenal dengan nama Pasha, vokalis band Ungu tengah menjabat sebagai wakil wali kota Palu sejak tahun 2016.
Sebagai pejabat, Pasha mendapat banyak kecaman dari publik karena gaya rambutnya dianggap tidak etis saat tampil dalam program acara milik Najwa Shihab, yang disiarkan di laman www.narasi.tv. 

Dalam acara bertajuk selebriti politik yang dibawakan oleh Tompi dan Glenn Fredly tersebut Pasha tampil dengan gaya rambut rock and roll. Potongan rambutnya dikuncir pada bagian atas sementara bagian bawahnya dipangkas habis. Dengan gaya rambut tersebut, Pasha juga tampil mengenakan baju dinas
berwarna coklat.
Mengetahui dirinya banyak mendapatkan kecaman. Pasha pun memberikan klarifikasi lewat akun Instagram @Matanajwa pada Senin 22 Januari 2018 malam.
Dalam tulisan tersebut, Pasha mengucapkan terima kasih atas segala bentuk perhatian berupa kritik dan saran untuknya. Walaupun begitu, mantan suami Okie Agustina ini menjelaskan bahwa dia tidak melanggar aturan maupun etika.
“Secara aturan, tidak ada poin-poin tertentu yang mengatur tentang bagaimana tatanan rambut seorang kepala daerah. Secara etika, saya tidak merasa melanggar etika karena saya merasa tampil dengan rapi,” ungkapnya.
Alasan Pasha mengikat rambutnya seperti itu justru agar dirinya terlihat rapi. “Sebenarnya kesan itu (ikat rambut) yang secara pribadi sengaja saya tampilkan agar terlihat rapi (kalau tidak diikat akan terlihat berantakan

dan kurang sopan) dan tetap berusaha menjaga etika tanpa bermaksud pamer atau terkesan nyeleneh dari penampilan saya pada saat wawancara dengan sahabat saya Tompi&Glenn,” sambungnya.
Selain itu, alasannya bersedia tampil dalam acara bertema selebriti politik tersebut agar bisa menginspirasi musisi lain untuk membangun bangsa. “Dalam acara tersebut, saya ingin menyampaikan bahwa musisi/anak band juga bisa berkontribusi serta terjun langsung ke dunia politik dan menjabat dengan tujuan membangun bangsa lewat pengabdian di daerah masing-masing,” terang pelantun lagu Demi Waktu tersebut.
Diketahui, sebelumnya Pasha juga pernah mendapat teguran dari DPRD setempat karena manggung bersama band Ungu di Singapura pada Maret 2017 silam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel