Nak.. Jujurlah Jangan Seperti Papa



Didiklah Anakmu dengan kejujuran, katakan padanya jika sekali berbohong maka pintu-pintu kebohongan akan terbuka lebar,
Umi abi bisa kau bohongi Nak, tapi itu malaikat yang ditugaskan Allah mencatat amalmu, Allah yang maha tahu dimanapun kau sembunyi jangan kau lupakan. Tajamkanlah keyakinanmu untuk senantiasa muraqabtullah, merasa diawasi Allah..
Nak jika kau besar, janganlah mencuri milik siapapun, apalagi milik umat, dosanya sangatlah besar. Tapi jika kau ternyata melakukan kesalahan jujurlah atas kesalahanmu, walau kau salah jika kau jujur Allah tetap akan memberimu pahala, tempat orang2 yang jujur berada di surga. Bertaubatlah segera mohon ampun padaNya jalanilah hukum dunia dengan syariah Allah agar kau terhindar hukum akhirat.
Nak, kau jangan seperti papah itu, mengambil hak umat untuk kepentingan pribadi dan golongannya, apalagi mangkir akan kesalahannya. Kau boleh berpura-pura, menipu siapa saja, tapi Allah tak akan bisa kau tipu. Katanya papah kali ini nabrak tiang listrik, jika benar-benar kecelakaan papah sudah menanggung azabnya di dunia, jika dia berpura-pura azab akhiratnya setia menanti.
Nak, kelak kau jadi pemimpin umat senantiasalah berlaku jujur pada dirimu, pada umi dan abimu, pada rakyatmu terlebih pada Allah yang menciptakanmu. berpegang teguhlah pada ketaatan pasti kau terhindar dari kemaksiatan dan berlaku zalim. Pemimpin-pemimpin yang zalim itu akan dapatkan azab sebelum kematiannya.
“Sesungguhnya bagi orang-orang yang dzalim, mereka akan beroleh adzab sebelum kematian mereka , akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (Ath-Thur: 47)
"Tidak ada satu dosa yang paling pantas untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala segerakan hukumannya di dunia disertai simpanan hukuman yang akan diperolehnya di akhirat, selain dosa kedzaliman dan memutuskan silaturahim.” (HR. Abu Dawud no. 4902, dihasankan Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi`i rahimahullahu dalam Al-Jami’ush Shahih Mimma Laisa fish Shahihain no. 1166)
Nak, menjadi pemimpun yang jujur itu sangat mahal di negeri Demokrasi ini, kau harus rubah ya...sistem rusak ini menajdi sistem yang menggiring semua orang untuk bertakwa, pemimpinnya senantiasa berlaku jujur pada Allah dan rakyatnya. Sistem itu sistem khilafah Nak, karena sistem ini yang menyerukan semua orang untuk taat, meninggikan kalimah tauhid dan berlomba-lomba meraih surga dan ridhanya.
Wallahua'lam bishshowab

fb Yanti Tanjung (Pakar Parenting)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel