Aplikasi Bermasalah, Tryout UNBK SMP Gagal





Ribuan siswa SMP dan MTs se-Gresik kecele. Mereka sudah belajar dan bersiap-siap mengikuti uji coba (tryout) ujian nasional berbasis komputer (UNBK) kemarin (15/1). Namun, kegiatan itu batal. Gara-garanya, server trouble.

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs Se-Gresik seharusnya melaksanakan simulasi UNBK mulai Senin sampai Kamis (15–18/1). Seluruh sekolah sudah menjadwalkan simulasi. Para siswa juga siap melahap soal  empat mata pelajaran (mapel) unas. Yaitu, bahasa Indonesia, bahasa

Inggris, matematika, dan IPA. Simulasi dijadwalkan berlangsung dalam tiga sesi. Baru mulai simulasi, masalah muncul. Problem itu diketahui dari jumlah soal bahasa Indonesia di komputer. Normalnya, jumlah soal bahasa Indonesia 50 butir. Namun, siswa-siswa di banyak sekolah mendapat jumlah

soal kurang dari 50 butir. Ada yang hanya tiga soal. Sebagian lagi 10 soal atau 13 soal. ”Jumlahnya tidak sama,” kata Sekretaris MKKS SMP Sulistiyorini.


Baru mulai simulasi, masalah muncul. Problem itu diketahui dari jumlah soal bahasa Indonesia di komputer. Normalnya, jumlah soal bahasa Indonesia 50 butir. Namun, siswa-siswa di banyak sekolah mendapat jumlah
soal kurang dari 50 butir. Ada yang hanya tiga soal. Sebagian lagi 10 soal atau 13 soal. ”Jumlahnya tidak sama,” kata Sekretaris MKKS SMP  Sulistiyorini.




Menurut Rini, sapaan karib Sulistiyorini, kegagalan simulasi itu disebabkan sistem aplikasi yang tidak sempurna. MKKS memang baru kali ini mengadakan tryout UNBK SMP. MKKS meminta tim IT memperbaiki sistem  di server utama. Simulasi distop. Kegiatan tersebut ditunda Senin pekan depan.




Sekolah harus menjadwal ulang kegiatan sekolah selama seminggu ke depan. siswa yang sudah menyiapkan diri menghadapi simulasi UNBK harus lagi. ”Tapi, nggak apaapa. Supaya mereka juga lebih siap,” ujar
Kepala SMPN 1 Kedamean Chamdan Faruq.

Sekolah harus menjadwal ulang kegiatan sekolah selama seminggu ke depan. siswa yang sudah menyiapkan diri menghadapi simulasi UNBK harus

belajar lagi. ”Tapi, nggak apaapa. Supaya mereka juga lebih siap,” ujar Kepala SMPN 1 Kedamean Chamdan Faruq.




Sekolah harus menjadwal ulang kegiatan sekolah selama seminggu ke depan. siswa yang sudah menyiapkan diri menghadapi simulasi UNBK harus lagi. ”Tapi, nggak apaapa. Supaya mereka juga lebih siap,” ujar

Kepala SMPN 1 Kedamean Chamdan Faruq.Pendidikan Dasar (Dikdas) Dispendik Gresik Nur Maslichah meminta MKKS lebih menyiapkan infrastruktur pendukung. Kejadian serupa tidak

boleh terulang. Sebab, gagal tryout bisa berdampak pada persiapan siswa. ’’Dispendik juga melakukan tryout akhir Februari nanti,” ujar Nur Maslichah.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dispendik Gresik Nur Maslichah meminta MKKS lebih menyiapkan infrastruktur pendukung. Kejadian serupa tidak boleh terulang. Sebab, gagal tryout bisa berdampak pada persiapan siswa. ’’Dispendik juga melakukan tryout akhir Februari nanti,” ujar Nur Maslichah.


Jumlah siswa yang mengikuti simulasi mencapai 21.958 anak. Tersebar di lembaga. Yaitu, 35 SMPN/MTsN serta 214 SMP dan MTs swasta. Mereka siswa SMP/MTs yang terdata sebagai daftar nominasi sementara

(DNS) calon peserta Unas 2018. MKKS SMP M. Nasir menjelaskan, simulasi UNBK tersebut murni

inisiatif MKKS. Uji coba bertujuan meningkatkan pemahaman siswa atas kerja UNBK. ’’Di sisi lain, meningkatkan persiapan anak,” ujar Nasir.


Ketua MKKS SMP M. Nasir menjelaskan, simulasi UNBK tersebut murni inisiatif MKKS. Uji coba bertujuan meningkatkan pemahaman siswa atas kerja UNBK. ’’Di sisi lain, meningkatkan persiapan anak,” ujar Nasir.

Meski diinisiatori MKKS, pihaknya menggunakan server utama milik Gresik. MKKS juga menggunakan tim TI yang digandeng dispendik. menginduk ke dinas. Uji coba ini untuk mematangkan persiapan

UNBK,” katanya.

Terkait kegagalan simulasi kemarin, Nasir meminta siswa calon peserta unas untuk tetap rileks. Sebab, waktu persiapan masih panjang. Selain ada simulasi dari Dispendik Gresik, para siswa akan menempuh tryout serentak yang diadakan Kemendikbud pada 14 Februari. ’’Jadi, persiapan

masih panjang,” imbuh kepala SMPN 1 Duduksampeyan tersebut.Terkait kegagalan simulasi kemarin, Nasir meminta siswa calon pesertaunas untuk tetap rileks. Sebab, waktu persiapan masih panjang. Selain

ada simulasi dari Dispendik Gresik, para siswa akan menempuh tryout serentak yang diadakan Kemendikbud pada 14 Februari. ’’Jadi, persiapan masih panjang,” imbuh kepala SMPN 1 Duduksampeyan tersebut.

Jawapos