Aminah, Bocah Korban Kekerasan Orangtuanya Itu Kini Pendarahan Otak Mencair, Harus Dioperasi !



MEDAN - Siti Aminah, gadis kecil berusia 7 tahun yang dianiaya orang tuanya sendiri mengalami pendarahan otak akibat benturan kepalanya yang keras.Bocah asal Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara ini menjadi korban kekerasan ibu kandung dan bapak tirinya
Dokter Penanggung Jawab Pasien, dr Mahyu Daniel SPBS mengatakan, korban secepatnya akan dilakukan tindak operasi. Hal itu mengingat terdapat pendarahan di bagian otaknya.
“Kami lakukan pemeriksaan laboratorium dan radioligis, hasilnya pasien ternyata memang ada perdarahan di otak sebelah kanan belakang,” beber dr Mahyu.
Dia menyebutkan, pasien datang ke Adam Malik dua hari yang lalu atau Rabu dengan keluhan kesadaran menurun tingkat 9. Selain itu, bicara pasien juga terbatas hanya memanggil beberapa kata saja.
“Normalnya tingkat kesadaran adalah pada tingkat 15. Jadi, kesadaran menurun ini banyak sebabnya. Tapi, dalam kasus ini sepertinya memang ada benturan dan terdapat pendarahan di otak,” sebutnya.
Tak hanya itu, lanjut dia, ada juga ditemukan jejas (bekas luka) di dagu dan rahang sebelah kiri.

Pendarahan Otak Mencair, Aminah Harus Dioperasi


Pendarahan otak yang dialami gadis asal Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara ini, harus segera diatasi dengan dilakukan tindakan operasi.
“Hasil foto ada timbunan cairan kronis yang harus diambil tindakan operasi,” cetus dr Mahyu Daniel SPBS selaku dokter penanggung jawab pasien, Jumat (19/1/2018).
Dia menuturkan, pihak rumah sakit sudah menyampaikan kepada keluarga untuk langkah operasi tersebut.
“Operasi evakuasi cairan gumpalan darah kronis masih menunggu keputusan keluarga pasien,” ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, pendarahan yang dialami pasien sifatnya kronis dan sudah mulai mencair. Cairannya itu kalau dalam kronis dia langsung tertimbun.
“Ada dua kemungkinan nasib cairan tadi bisa diserap atau bisa bertambah banyak. Oleh karena itu, kami akan memantau lebih lanjut dengan memeriksa dulu darahnya untuk optimalisasi keadaan. Ternyata darahnya cukup optimal ada tanda-tanda peradangan,” paparnya.
Ia menambahkan, operasi evakuasi timbunan atau darah yang sudah kronis tadi berupa pembukaan tengkorak kepala yang tujuannya untuk evakuasi bekuan darah yang sudah mencair. (fir/pojoksumut)

Previous Post
Next Post
Related Posts